TELAH TERBIT PERATURAN MENTERI NO 84 TAHUN 2009 TENTANG PERUBAHAN PERATURAN MENDIKNAS NO 75 TAHUN 2009 TENTANG UJIAN NASIONAL TAHUN 2010
JUGA TERBIT POS UN 2010 OLEH BSNP
SILAHKAN DOWNLOAD DI BAWAH
PERUBAHAN PERATURAN UN 2010
POS UN 2010
Selasa, 22 Desember 2009
Senin, 07 Desember 2009
SILABUS OLIMPIADE SAINS NASIONAL 2010

Olimpade Sains Nasional (OSN) 2010 masih lama, tetapi silabusnya sudah disosialisasikan.
Silabus merupakan ruang lingkup atau kumpulan materi yang akan diujikan pada kegiatan Olimpiade Sains Nasional. Silabus disusun dengan tujuan antara lain memberikan panduan untuk menyatukan pemahaman dan menyamakan interprestasi bagi guru khususnya pembina lain pada umumnya dalam menyiapkan siswa didik untuk menghadapi kompetisi olimpiade sains nasional pada tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional. Di dalam silabus terdapat deskripsi kompetensi yang dikaitkan dengan materi pokok dan ruang lingkup dengan isi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang perlu dimiliki oleh siswa serta kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.
Ruang lingkup materi yang tercantum di dalam silabus merupakan bahan acuan dalam penyusunan soal Olimpiade Sains Nasional yang dapat diinterprestasikan ke dalam tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Interprestasi tersebut tergantung kepada tim penyusun soal, akan tetapi secara garis besar dapat dijelaskan bahwa tingkat kesulitan tersebut berjenjang seperti untuk tingkat provinsi akan lebih sulit jika dibandingkan tingkat kabupaten/kota, dan tingkat nasional akan lebih sulit dibandingkan dengan tingkat provinsi, begitu juga tingkat kompleksitas soal tersebut.
Untuk Olimpiade Sains Nasional tingkat kabupaten/kota ruang lingkupnya diupayakan lebih mengacu kepada kurikulum yang berlaku. Untuk tingkat provinsi soal yang akan diujikan lebih menekankan kepada menseleksi siswa yang mempunyai bakat, prestasi terbaik, sehingga tentunya soal pada tingkat provinsi akan lebih sulit, begitu juga untuk tingkat nasional yang lebih sulit dan kompleks dibandingkan tingkat provinsi.
Pada tahun 2010 ada tambahan mata pelajaran IPS jadi ada 4 mata pelajaran
1. IPA Biologi
2. IPA Fisika
3. Matematika
4. IPS
Peserta dalah siswa kelas VII atau kelas VIII
Bagi yang berminat mempersiapkan siswa lebih dini, silahkan download ruang lingkup materi berikut!!! (KLIK DI BAWAH)
RUANG LINGKUP MATERI BIOLOGI
RUANG LINGKUP BIOLOGI PRAKTEK
RUANG LINGKUP MATERI FISIKA
RUANG LINGKUP MATERI MATEMATIKA
RUANG LINGKUP MATERI IPS
(MAAF BILA ADA SALAH KETIK)
Selasa, 01 Desember 2009
PENGUMUMAN PLPG SERTIFIKASI 2009 KABUPATEN MALANG DI UMM
TEMAN-TEMAN GURU KABUPATEN MALANG YANG DIKLAT (PLPG) UMM TAHUN 2009 BISA LIHAT PENGUMUMAN DISINI
atau ambil disini
LULUS
UJIAN ULANG
TIDAK HADIR
atau ambil disini
LULUS
UJIAN ULANG
TIDAK HADIR
HATI-HATI BUAT SOAL BARISAN BILANGAN
Misal ada soal barisan bilangan sebagai berikut
DUA SUKU BERIKUT DARI BARISAN 2, 3, 5, ... ADALAH ...
a. 7, 11
b. 8, 12
c. 8, 13
d. 9, 17
Manakah jawaban yang benar?
Ternyata semuanya benar, dengan alasan:
Jawaban a adalah barisan bilangan prima
Jawaban b adalah barisan dengan rumus f(x) = 0,5x(x-1) + 2
Jawaban c adalah barisan fibonacci
Jawaban d adalah barisan dengan rumus f(x+1) = 2f(x) - 1
Kasus lain
TENTUKAN RUMUS SUKU KE-N DARI BARISAN BERIKUT
1, 3, 6, 10, ...
Jawabannya bukan hanya s(n) = 0,5n(n+1)
sehingga menjadi 1, 3, 6, 10, 15, ...
Tetapi bisa juga
Sn = (1/8)n^4 – (10/8)n^3 + (39/8)n^2 – (46/8)n + (24/8)
sehingga menjadi 1, 3, 6, 10, 18, ...
Bahkan bisa banyak rumus yang lain
Kesalahan kita adalah tidak mencantumkan bahwa rumus suku ke-n dibatasi untuk barisan tertentu (biasanya ada kesepakatan tidak tertulis bahwa barisan yang diperbolehkan barisan aritmatika, barisan geometri dan beberapa barisan khusus)
Maau lihat contoh pembuktian klik disini
DUA SUKU BERIKUT DARI BARISAN 2, 3, 5, ... ADALAH ...
a. 7, 11
b. 8, 12
c. 8, 13
d. 9, 17
Manakah jawaban yang benar?
Ternyata semuanya benar, dengan alasan:
Jawaban a adalah barisan bilangan prima
Jawaban b adalah barisan dengan rumus f(x) = 0,5x(x-1) + 2
Jawaban c adalah barisan fibonacci
Jawaban d adalah barisan dengan rumus f(x+1) = 2f(x) - 1
Kasus lain
TENTUKAN RUMUS SUKU KE-N DARI BARISAN BERIKUT
1, 3, 6, 10, ...
Jawabannya bukan hanya s(n) = 0,5n(n+1)
sehingga menjadi 1, 3, 6, 10, 15, ...
Tetapi bisa juga
Sn = (1/8)n^4 – (10/8)n^3 + (39/8)n^2 – (46/8)n + (24/8)
sehingga menjadi 1, 3, 6, 10, 18, ...
Bahkan bisa banyak rumus yang lain
Kesalahan kita adalah tidak mencantumkan bahwa rumus suku ke-n dibatasi untuk barisan tertentu (biasanya ada kesepakatan tidak tertulis bahwa barisan yang diperbolehkan barisan aritmatika, barisan geometri dan beberapa barisan khusus)
Maau lihat contoh pembuktian klik disini
Selasa, 10 November 2009
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) UJIAN NASIONAL 2009 2010
A. JADWAL UJIAN NASIONAL
1. UASBN utama dilaksanakan pada minggu pertama Mei 2010
2. UN utama untuk SMA/MA, SMALB, dan SMK dilaksanakan pada minggu ketiga Maret 2010
3. UN utama untuk SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan satu kali pada minggu keempat Maret 2010
B. MATERI UJIAN NASIONAL
1. Mata pelajaran yang diujikan pada UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2. Mata Pelajaran UN SMP/MTs, dan SMPLB meliputi: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
C. KRITERIA KELULUSAN UJIAN NASIONAL
1. Kriteria kelulusan UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 ditetapkan oleh setiap sekolah/madrasah yang peserta didiknya mengikuti UASBN
2. Peserta UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut
a. memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya
b. khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN
UNTUK DOWNLOAD PERMENDIKNAS TENTANG UJIAN NASIONAL DAN SKL-NYA KLIK DI BAWAH
permen 74 tahun 2009 UASBN SD/MI
permen 75 tahun 2009 UN SMP/MTs SMA/MA SMK
permen 76 tahun 2009 UN PAKET C KEJURUAN
permen 77 tahun 2009 UN PAKET A, B, C
1. UASBN utama dilaksanakan pada minggu pertama Mei 2010
2. UN utama untuk SMA/MA, SMALB, dan SMK dilaksanakan pada minggu ketiga Maret 2010
3. UN utama untuk SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan satu kali pada minggu keempat Maret 2010
B. MATERI UJIAN NASIONAL
1. Mata pelajaran yang diujikan pada UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2. Mata Pelajaran UN SMP/MTs, dan SMPLB meliputi: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
C. KRITERIA KELULUSAN UJIAN NASIONAL
1. Kriteria kelulusan UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 ditetapkan oleh setiap sekolah/madrasah yang peserta didiknya mengikuti UASBN
2. Peserta UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut
a. memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya
b. khusus untuk SMK, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7,00 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN
UNTUK DOWNLOAD PERMENDIKNAS TENTANG UJIAN NASIONAL DAN SKL-NYA KLIK DI BAWAH
permen 74 tahun 2009 UASBN SD/MI
permen 75 tahun 2009 UN SMP/MTs SMA/MA SMK
permen 76 tahun 2009 UN PAKET C KEJURUAN
permen 77 tahun 2009 UN PAKET A, B, C
Selasa, 03 November 2009
E-LEARNING
Mengawali pembelajaran e-learning, penulis mencoba mendata potensi siswa untuk mengakses internet. Hasilnya sebagian besar siswa tidak ada kendala dalam mengakses internet, sebagian memiliki internet di rumah, sebagian bisa mengakses di rumah famili atau teman, dan sisanya bisa menggunakan warnet terdekat.
Didukung oleh program sekolah (SMP Negeri 1 Ngajum) yang membentuk kelas berbasis IT, maka pembelajaran matematika dicoba dengan menggunakan dukungan email dan blog.
Pada tugas pertama semua siswa kelas 7a (kelas berbasis IT) sudah mampu memiliki email, meski ada 5 siswa yang harus remidi.
Pada tugas kedua siswa sudah bisa mengirim tugas (kelompok) via email.
Hasil tugas dan nilai selalu di "up date" di blog dengan alamat
http://paksholeh.blogspot.com
Ada usulan atau masukan atau pertanyaan? kami tunggu.
kontak 085234008016
Didukung oleh program sekolah (SMP Negeri 1 Ngajum) yang membentuk kelas berbasis IT, maka pembelajaran matematika dicoba dengan menggunakan dukungan email dan blog.
Pada tugas pertama semua siswa kelas 7a (kelas berbasis IT) sudah mampu memiliki email, meski ada 5 siswa yang harus remidi.
Pada tugas kedua siswa sudah bisa mengirim tugas (kelompok) via email.
Hasil tugas dan nilai selalu di "up date" di blog dengan alamat
http://paksholeh.blogspot.com
Ada usulan atau masukan atau pertanyaan? kami tunggu.
kontak 085234008016
Kamis, 29 Oktober 2009
OLIMPIADE MATEMATIKA
Olimpiade Matematika adalah salah satu event yang penting dalam pembelajaran matematika.
Kebanyakan kita, para guru, salah dalam mempersiapkan siswa menghadapi olimpiade.
Olimpiade bukan ujian, jadi tidak terikat dengan kelas. Artinya bahwa soal-soal olimpiade tidak harus diselesaikan dengan teori-teori yang harus dikuasai terlebih dahulu. Bahkan kadang-kadang kemampuan siswa di sekolah dasar sudah cukup untuk memecahkan masalah dalam olimpiade.
Salah satu contoh pada soal
9998999 x 452
Jika dihitung biasa bukan masalah bagi siswa dan hasilnya 4519547548
Tetapi jika diminta menyelesaikan dengan cara paling efektif, maka ada siswa yang mengerjakan
452 x 9998999
Cara ini lebih sederhana karena pada kenyataannya siswa hanya mengalikan
452 x 9 dan 452 x 8
Tetapi siswa yang lebih kreatif mampu menghitung dengan cara
9998999 = 10000000 - 10001
Sehingga 9998999 x 452 = (10000000 - 1001)x 452 = 4520000000 - 452452
KESIMPULAN
DALAM MEMCAHKAN MASALAH OLIMPIADE KALAHKAN KEKAKUAN KITA, KALAU PERLU KITA BALIK CARA BERFIKIR KITA, JANGAN SELALU MULAI DARI 1, 2, 3, ...
TERKADANG BERFIKIR KITA MULAI 10, 9, 8, ...
SEPERTI PADA SOAL
Tentukan suku berikut dari
1 9 64 343 1296 3125 4096 2187
kalau selalu berfikir dari 1 akan sulit
tapi kalau dibalik mestinya
10 pangkat 0, 9 pangkat 1, 8 pangkat 2 dst
CONTOH SOAL OLIMPIADE DAN PENYELESAIAN SEPERTI BERIKUT
Kebanyakan kita, para guru, salah dalam mempersiapkan siswa menghadapi olimpiade.
Olimpiade bukan ujian, jadi tidak terikat dengan kelas. Artinya bahwa soal-soal olimpiade tidak harus diselesaikan dengan teori-teori yang harus dikuasai terlebih dahulu. Bahkan kadang-kadang kemampuan siswa di sekolah dasar sudah cukup untuk memecahkan masalah dalam olimpiade.
Salah satu contoh pada soal
9998999 x 452
Jika dihitung biasa bukan masalah bagi siswa dan hasilnya 4519547548
Tetapi jika diminta menyelesaikan dengan cara paling efektif, maka ada siswa yang mengerjakan
452 x 9998999
Cara ini lebih sederhana karena pada kenyataannya siswa hanya mengalikan
452 x 9 dan 452 x 8
Tetapi siswa yang lebih kreatif mampu menghitung dengan cara
9998999 = 10000000 - 10001
Sehingga 9998999 x 452 = (10000000 - 1001)x 452 = 4520000000 - 452452
KESIMPULAN
DALAM MEMCAHKAN MASALAH OLIMPIADE KALAHKAN KEKAKUAN KITA, KALAU PERLU KITA BALIK CARA BERFIKIR KITA, JANGAN SELALU MULAI DARI 1, 2, 3, ...
TERKADANG BERFIKIR KITA MULAI 10, 9, 8, ...
SEPERTI PADA SOAL
Tentukan suku berikut dari
1 9 64 343 1296 3125 4096 2187
kalau selalu berfikir dari 1 akan sulit
tapi kalau dibalik mestinya
10 pangkat 0, 9 pangkat 1, 8 pangkat 2 dst
CONTOH SOAL OLIMPIADE DAN PENYELESAIAN SEPERTI BERIKUT
Langgan:
Entri (Atom)

